
Hujan deras... Hawa yang dingin... Perut yang kosong... Pasti akan lebih terasa hangat jika kita bersama orang yang disayangi. Tapi semua itu tak ada gunanya karena ia tidak dapat mengenyangkan perut kita yang kosong. Lantas siapa yang cocok? Seblak adalah jawabannya.
Mengapa seblak? Karena judul dari artikel ini adalah "Cara Membuat Seblak", jadi jangan merasa pintar karena Anda sudah tahu jawabannya terlebih dulu. Ok, dewasa ini seblak tiba-tiba menjadi sebuah jajanan atau makanan atau panganan atau kuliner (terserah Anda pilih yang mana) yang populer, sepopuler ketua DPR pesinetron itu.
Teksturnya yang renyah (jika Anda menyimpannya di freezer) sangat tidak cocok untuk dikonsumsi. Oleh karena itu seblak harus dihidangkan hangat-hangat atau panas-panas agar teksturnya lebih lembut dan lebih mudah dikunyah jika Anda berkeinginan untuk mengunyahnya.
Lebih nikmat lagi jika seblak dihidangkan secara pedas, dengan cara menambahkan apapun yang Anda anggap pedas seperti cabe, merica, omongan mertua, atau omongan tetangga. Apapun itu pilihan Anda, semuanya kembali ke Anda sendiri karena Anda yang merasakannya.
Ok, tak perlu panjang-panjang lagi, berikut adalah Cara Membuat Seblak:
1. Pastikan Anda sudah memakai celana. Karena akan lucu jika Anda membuat seblak sambil tidak memakai celana bukan? Terlebih jika Anda membuatnya di halaman rumah.
2. Pastikan juga Anda sudah memakai celana saat membaca artikel ini, terlebih jika Anda sedang membacanya di ruang publik. Anda tidak ingin tiba-tiba viral karena dianggap tidak senonoh kan?
3. Siapkan lidi kira-kira sebanyak 147 buah. Jumlahnya bisa lebih sedikit, bisa juga banyak tergantung seberapa banyak Anda menemukannya. Tetapi ada baiknya Anda mengikuti jumlah yang disarankan, karena jika tidak maka Anda merupakan seseorang yang keras kepala dan sok tahu.
4. Pastikan juga semua lidi memiliki panjang yang sama. Kami sarankan menggunakan lidi dengan panjang 50 cm. Anda bisa menggunakan lidi yang lebih pendek atau lebih panjang. Tetapi ada baiknya Anda mengikuti panjang yang disarankan, karena jika tidak maka Anda merupakan seseorang yang keras kepala dan sok tahu.
5. Ambil tali, kemudian letakkan tali tersebut pada tempat yang dapat Anda lihat secara jelas, misalnya di atas meja.
6. Jejerkan lidi-lidi yang sudah Anda pegang sebelumnya, kemudian ikat lidi-lidi tersebut hingga kuat. Kemudian pastikan kembali jika Anda sudah memakai celana.
7. Pastikan lidi diikat dengan kuat agar tidak mudah lepas ketika Anda menggunakan seblak. Gebetan boleh lepas dari dekapan, tapi jangan sampai seblak yang sudah Anda buat ini lepas begitu saja.
8. Ok, Anda sudah berhasil membuat seblak, selamat dan sukses bagi Anda yang telah membuatnya. Anda boleh berbangga diri karena telah berhasil, pastikan Anda merayakannya sambil memakai celana. Anda juga bisa membagi cara membuat seblak ini kepada teman atau saudara jika bermanfaat.
9. Semoga artikel cara membuat seblak ini bermanfaat bagi Anda. Jika tidak, maka saya tidak tahu lagi bagaimana cara untuk membuatnya bermanfaat bagi Anda. Semoga sukses.
Salam dari penulis Cara Membuat Seblak
Baca woy...!!!

Akhir-akhir ini muncul berita gempar tentang seseorang yang memiliki kemampuan menggandakan uang. Di sini saya tidak akan membahas mengenai orangnya, melainkan kemampuannya yang unik, bahkan komik sekelas Marvel pun belum pernah terpikir untuk menciptakan mutan yang memiliki kemampuan menggandakan uang.
Oke, kembali ke obyek penderita dari tulisan ini yakni uang. Semua orang butuh uang, dan siapapun pasti sependapat jika uang bisa habis -- kecuali digandakan tentunya. Nah, kalau begitu cukup gandakan saja, dan uang pun akan selalu ada. Mudah bukan? Tentu tidak. Tak semua orang yang memiliki kemampuan menggandakan uang secara gratis memberikan ilmunya. Anda juga tidak pernah melihat jasa penggandaan uang kan? Jika ada pun pasti ada biayanya.
Jangan cemas, karena artikel ini akan membahas cara menggandakan uang. Apakah berhasil? Belum tentu. Yang jelas syarat utamanya harus dipenuhi terlebih dahulu. Tenang saja, karena saya tidak akan meminta Anda untuk menyetor sejumlah uang kok. Lagipula saya juga belum sempat bikin kuitansinya sebagai tanda terima... Oke, langsung saja, berikut adalah Cara Menggandakan Uang.
1. Pertama, Anda harus memenuhi syarat terlebih dahulu. Syaratnya adalah Anda harus memiliki uang. Lucu bukan jika bahan yang ingin digandakan tidak ada? Lain lagi jika artikel ini membahas mengenai cara Mengadakan Uang (dari tidak ada menjadi ada).
2. Selanjutnya, pastikan Anda memiliki niat dan tekat yang kuat untuk mencari uang, dan jangan lupa alasannya agar Anda selalu bersemangat.
3. Bekerjalah dengan sepenuh hati, dan hilangkan ego, khususnya jika bekerja dalam sebuah tim. Niscaya pekerjaan akan berjalan dengan lancar dan rejeki juga lancar.
4. Selalu berdoa dan berdoa. Bagaimanapun yang namanya usaha lebih baik diiringi dengan doa.
5. Jika Anda menyadari, hingga poin ini sama sekali belum dijelaskan bagaimana cara menggandakan uang. Tentu saja saya tidak membahasnya, karena tidak ada yang namanya cara untuk menggandakan uang.
Jika pertanyaan di atas diulangi, apakah berhasil? Jawabannya adalah Tentu Sama Sekali Jelas Tidak. Lalu mengapa artikel Cara Menggandakan Uang ini ditulis? Untuk menginformasikan Anda bahwa semua cara belum tentu berhasil, dan salah satunya adalah menggandakan uang (secara halal dan resmi tentunya).
Udah gitu aja.
Cheers
Baca woy...!!!
Balon, sebuah benda yang sangat disukai oleh anak kecil dan juga orang dewasa (dalam bentuk yang berbeda, dan tidak perlu ditiup). Balon sendiri bentuknya macam-macam. Ada yang berbentuk bulat, lonjong, telur, hingga karakter kartun seperti Spongebob.
Sebuah balon perlu ditiup agar menggelembung, karena balon kempes jelasnya tidak berfungsi dengan benar. Tukang balon mengisi balon dengan helium. Tetapi karena judul artikel ini adalah "Cara meniup balon" dan juga mayoritas yang membaca artikel ini bukan tukang balon, maka cara menggelembungkan balon di artikel ini sangat konvensional, yakni meniupnya.
Meniup di sini berarti mengisi balon dengan udara dari dalam tubuh Anda. Maka dari itu syarat agar langkah meniup balon berhasil adalah: pastikan Anda masih bernafas. Ok, tak perlu panjang-panjang lagi, berikut caranya.
1. Pastikan balon kempes, karena meniup balon yang sudah terisi udara atau helium tidak ada gunanya (kecuali Anda ingin membuatnya lebih besar).
2. Ambil balon. Menggunakan kedua tangan, lebarkan ujung balon yang panjang dan berlubang. Kemudian tempelkan ujung balon ke mulut Anda.
3. Bentuk mulut Anda dalam posisi monyong. Kenapa harus monyong? Karena saya belum pernah melihat orang meniup balon dalam posisi mulut tersenyum.
4. Tarik nafas sebanyak mungkin, lalu tiup balon melalui mulut Anda yang sudah monyong itu. Udara akan mengalir ke dalam balon, dan balon akan menggelembung. Jika balon tidak menggelembung, bisa dipastikan balon bocor. Jika bocor, dipastikan balon tidak menggelembung.
5. Ulangi langkah 4 hingga ukuran balon mencapai yang diinginkan. Jangan terlalu banyak meniup karena balon bisa pecah. Ya benar, balon bisa pecah jika Anda terlalu banyak mengisinya dengan udara.
6. Jika ukuran balon dirasa sudah cukup (atau setidaknya anak atau adik kecil Anda sudah selesai menyuruh meniup), ikat ujung balon seerat mungkin. Hal ini diperlukan agar udara tidak keluar dari balon.
7. Udah itu aja. Balon pun berhasil ditiup dan semua orang senang. Oya, jika wajah Anda sudah terlihat merah, berarti terlalu banyak balon yang Anda tiup. Atau jika mulut Anda sudah lelah, berarti mulut Anda sudah terlalu lama monyong.
Cheers
Baca woy...!!!
TV atau televisi merupakan sebuah benda ajaib yang mampu memberikan manusia berbagai informasi. Mulai berita, gosip, olahraga dan sebagainya. Bisa dibilang hampir di setiap rumah terdapat TV apapun bentuknya.
TV merupakan barang elektronik yang berarti perlu dihidupkan dari keadaan default-nya (mati). Untuk itu Anda harus mengerti cara menghidupkannya. Karena lucu jika Anda membeli TV baru (atau bekas sekalipun) dan ternyata tidak dapat menghidupkannya, pasti sangat emosi. Memukul-mukul TV tidak akan menyelesaikan masalah karena bukan itu cara menghidupkan yang benar.
Sebenarnya cara menyalakan TV sudah tersedia di buku petunjuk penggunaan, namun kebanyakan orang malas mencari informasi di dalam buku tersebut. Alasan tiap orang beda-beda, tetapi kebanyakan ingin mencobanya sendiri karena sifat manusia yang penasaran ingin tahu, dan sok tahu...
Ok, daripada berbicara yang tidak jelas dan panjang-panjang, berikut langkah untuk menyalakan TV. Dalam contoh ini TV yang digunakan sudah kekinian alias memiliki remote control. Jika TV Anda tidak memilikinya alias TV jadul, maaf Anda harus menunggu saya membuat artikel lagi yang isinya tentang "Menyalakan TV Jadul/Tanpa Remote."
1. Pastikan Anda sudah memiliki TV, sesuai judul dari artikel ini yakni "Menyalakan TV." Jika Anda tidak memilikinya atau justru ingin menyalakan radio, maka Anda membaca artikel yang salah.
2. Tancapkan kabel power TV ke stopkontak. Pastikan juga jika stopkontak atau lebih tepatnya rumah Anda dialiri listrik. Jika belum Anda dapat berlangganan listrik ke PLN terdekat.
3. Tekan tombol power pada TV. Letaknya berbeda-beda, bisa di depan atau samping. Biasanya jika Anda menekan tombol power, terdapat LED kecil di sampingnya yang akan hidup dengan warna merah, mengartikan TV dalam posisi standby.
4. Ambil remote TV, lalu isikan dengan baterai yang tepat. Panduan memasang baterai pada remote TV dapat dilihat di artikel ini.
5. Ok, sekarang TV sudah siap dihidupkan. Tekan tombol Power pada remote (memiliki ikon lingkaran dengan garis tegak di dalamnya).
6. TV pun sukses dinyalakan. Udah gitu aja. Untuk melakukan pengaturan lain seperti mencari channel, maaf saya tidak menjelaskannya di sini. Anda dapat menunggu hingga saya membuat artikel mengenai cara mencari channel di TV.
Cheers
Baca woy...!!!
Alasan saya membuat artikel ini hanya satu, yakni mendukung artikel "Cara Menyalakan TV." Atau bisa saja Anda belum mengerti cara memasang baterai pada remote TV, karena biasanya baterai sudah terpasang dan Anda siap menggunakan remote. Berikut langkahnya.
1. Ambil remote TV dan pastikan remote TV yang benar, alias berpasangan dengan TV.
2. Buka kompartemen baterai yang biasanya terletak di belakang bawah remote. Lihat indikator ukuran baterai, biasanya yang digunakan adalah AAA dengan jumlah 2 biji (baterai, bukan biji yang lain).
3. Biasanya jika Anda membeli TV baru, di dalam paket penjualan sudah disediakan baterai untuk remote. Ambil dan pasangkan baterai ke remote satu-persatu. Terserah Anda ingin memasukkan baterai kiri terlebih dahulu, atau kanan terlebih dahulu. Namun banyak orang yang mengatakan bahwa sisi kanan lebih baik dari sisi kiri. Bila Anda tidak percaya akan hal tersebut, silakan pasang baterai sesuai keinginan.
4. Tutup kompartemen baterai.
5. Sukses... Baterai pun sudah terpasang di remote TV. Udah gitu aja.
Cheers
Baca woy...!!!
Salah satu aktifitas yang tidak Anda sadari namun dilakukan sehari-hari (bahkan sewaktu tidur sekalipun) adalah bernafas. Dengan bernafas, maka Anda sebagai manusia tentunya akan tetap hidup (maka bersyukurlah...).
Lalu bagaimana jika karena suatu hal tiba-tiba Anda lupa bernafas? Jangan khawatir dan cemas, cepat buka artikel ini untuk mempelajari lagi cara untuk bernafas. Berikut langkahnya.
====Catatan====
Perlu diingat bahwa langkah ini hanya berlaku jika Anda bernafas di darat, bukan di dalam air atau luar angkasa.
==============
1. Pastikan Anda fokus untuk bernapas, hilangkan pikiran yang mengganggu seperti hutang yang belum terbayarkan, pacar yang menuntut Anda untuk ikut fitness, atau memilih menggunakan celana dalam di luar atau di dalam jeans.
2. Setelah rileks, hirup udara melalui hidung. Sebenarnya Anda juga dapat melakukannya dengan mulut, tetapi tidak tidak disarankan karena menurut guru IPA saya di SD, lebih baik bernafas dengan hidung karena terdapat bulu-bulu kecil untuk menyaring kotoran. Tetapi jika di dalam mulut Anda terdapat bulu-bulu kecil untuk menyaring kotoran, silakan saja menghirup udara melalui mulut.
Menghirup udara melalui hidung dan mulut secara bersamaan memang dapat dilakukan, tetapi tidak terlalu efektif karena rasanya aneh (saya sudah mencobanya).
3. Jika udara sudah cukup terkumpul di dalam paru-paru, hembuskan keluar. Tak perlu-dikira-kira, pokoknya hembuskan saja (kecuali Anda ingin menghela nafas karena merasa gagal menembak gebetan misalnya... Yang diikuti dengan perasan sedih dan hampa).
4. Lakukan proses bernafas ini terus-menerus jika Anda ingin hidup, kecuali jika Tuhan berkehendak lain tentunya.
5. Udah gitu aja dan Anda pun bisa bernafas.
Cheers
Baca woy...!!!
Anda tahu tempe? Jika belum mungkin Anda tahunya cuma tahu. Tempe adalah sahabat dekat dari tahu, atau bisa dibilang saudara karena memiliki orang tua yang sama, yakni kedelai.
Nah, untuk Anda yang pernah makan tempe, mungkin sempat berpikir "Hmmm... Gimana ya caranya mengiris tempe?" Jangan cemas dan khawatir karena di tulisan ini saya akan menginformasikannya untuk Anda. Berikut beberapa hal yang harus Anda lakukan.
1. Berdoa. Ya, berdoa... Akan lebih baik sebelum melakukan sesuatu Anda harus berdoa karena akan mempengaruhi hasil irisan tempe. Anda tidak ingin irisan tempe miring dan tidak terlihat profesional kan?
2. Pastikan Anda memiliki tempe, bukan tahu, bukan daging, bukan sawi, bukan brokoli, tetapi tempe. Anda tidak ingin niat mengiris tempe berubah menjadi mengiris sawi bukan?
3. Pastikan Anda menggunakan pisau, karena jika Anda menggunakan gunting nanti judulnya menjadi "Menggunting tempe" bukannya "Mengiris tempe." Selain itu Anda juga harus berdoa lagi karena awalnya doa diniatkan untuk mengiris tempe, bukannya menggunting tempe.
4. Asah pisau hingga tajam, untuk cara mengasah pisau sayangnya saya belum menginformasikannya untuk Anda. Nanti kalau ada waktu saya buatkan artikel tentang "Mengasah pisau." Untuk sementara ini saya asumsikan Anda sudah bisa mengasah pisau. Pastikan Anda doa terlebih dahulu sebelum mengasahnya.
5. Ambil telanan dan pastikan milik Anda, bukan milik orang lain. Karena jika milik orang lain berarti bukan milik Anda. Bahan telanan bisa plastik atau kayu.
6. Cuci tempe dan pisau terlebih dahulu agar bersih. Pastikan Anda mencucinya dengan air bersih. Karena jika dengan air kotor berarti Anda tidak mengikuti langkah ini dengan benar.
7. Ambil tempe lalu letakkan di atas telanan, bukan di bawahnya. Kemudian iris tempe dengan pisau. Untuk ketebalan irisan tempe terserah Anda karena saya tidak ingin menggurui tentang ketebalan tempe yang cocok untuk Anda.
8. Udah gitu aja, dan Anda sekarang telah berhasil mengiris tempe.
Cheers
Baca woy...!!!